Studi Tiru Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Tegal di MTs Mutulingga

Studi Tiru Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Tegal di MTs Mutulingga

Studi Tiru Kepala Sekolah dan Madrasah Muhammadiyah Kabupaten Tegal di MTs Mutulingga.

Senin 11 Desember 2020, MTs Muhammadiyah 1 Purbalingga menerima tamu yang berniat silaturahmi dan studi tiru tentang strategi PPDB di MTs Muhammadiyah 01 Purbalingga. Tamu yang hadir 40 orang, yang terdiri dari Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Tegal dan Kepala Sekolah/Madrasah.

Peserta disambut langsung oleh bapak Sodikin (Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF Kabupaten Purbalingga), dalam salah satu sambutannya beliau menyampaikan, “kepala sekolah/madrasah harus seorang yang amil, artinya dapat mempengaruhi sekitarnya, bukan makmul, atau orang yang dipengaruhi”, dalam artian pengaruh untuk meningkatkan kualitas dan memajukan sekolah/madrasah.

Baca Juga:  Silaturahmi dan Ta'aruf Antara Majlis Dikdasmen dan PNF PDM Purbalingga Bersama FKKSM SMP/MTs Se Purbalingga

Studi tiru antar AUM bidang Pendidikan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas.

Di sela sambutan Drs. Fahrur Rozi (Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF) menyampaikan, “semua yang ada di Mutulingga terkait strategi sukses PPDB untuk disampaikan, tidak perlu takut tersaingi, tetapi landaskan dengan semangat ber-fastabiqul khoirot”.

Pada acara inti, yaitu paparan tentang profil dan strategi Mutulingga, siswogo menyampaikan sejarah singkat Mutulingga dan kondisi Mutulingga saat ini, “bagi kami tantangan saat ini adalah bagaimana mempertahankan jumlah siswa sekaligus meningkatkan partisipasi orangtua/wali siswa, dalam hal ini dari gratis ke berbayar, karena pastinya kualitas tidak lepas dari pembiayaan, jer basuki mawa bea”.

Baca Juga:  Menulis Menjadikan Dunia Melihat Kita

Terus bergerak, kreatif, inovatif, dan menerapkan agile manajemen, adalah kunci Mutulingga dalam menjaga keseimbangan sekaligus akselarasi peningkatan kualitas. Salah satu wujudnya adalah adanyan Program TaTaQu (Tahsin dan Tahfidz Al Qur’an) dan Madrasah Coding, dua program unggulan khusus yang menjadi branding Mutulingga. Program yang merupakan breakdown dari visi dan misi madrasah, yaitu bener, pinter, lan trampil.

Setelah pemaparan dari tim TaTaQu yang dikomandoi Ustadz Arif Nurokhman, kemudian dibuka sesi tanya jawab, sesi yang sangat gayeng, banyak pertanyaan yang disampaikan peserta hingga tak terasa jam dinding menunjukkan angka 23.00, kegiatan yang diawali dari jam 19.30 akhirnya ditutup, meskipun masih banyak peserta yang belum mendapat kesempatan bertanya. Sebelum ditutup, waka humas Mutulingga, Murniati, menyampaikan strategi PPDB Mutulingga secara singkat yang kemudian beliau memberikan nomor kontaknya untuk memfasilitasi peserta yang masih kurang jelas.

Baca Juga:  Matan Keyakinan dan Cita-cita Hidup Muhammadiyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *